Cari Blog Ini

09 Desember 2016

BKN Serahkan Hasil Talent Pool JPT 2016 Kepada 40 Instansi

BKN Serahkan Hasil Talent Pool JPT 2016 Kepada 40 Instansi



Jakarta-Humas BKN, Usai menyelenggarakan assessment untuk menilai potensi dan kompetensi Talent Pool JPT 2016 (Agustus – September 2016) yang dilanjut dengan penyusunan laporan hasil assessment, BKN pada Kamis, (8/12/2016) secara resmi menyerahkan hasil assessment kepada 40 instansi yang mengikuti proses ini. Talent pool  Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) pada tahun 2016 ini diikuti oleh lima instansi pusat, yakni Badan Ekonomi Kreatif, Badan Kepagawaian Negara (BKN), Badan Narkotika Nasional (BNN), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Adapun instansi daerah meliputi dua pemerintah provinsi, 23 pemerintah kabupaten dan sepuluh pemerintah kota.

Dalam pemaparan hasil assessment, Kepala Pusat Penilaian Kompetensi (Puspenkom) ASN BKN Aris Windiyanto menjelaskan bahwa talent pool JPT 2016 ini diikuti oleh 223 Pimpinan Tinggi dan 820 Pejabat Administrator sehingga total ada 1043 untuk menilai 12 kriteria kompetensi. Aris juga menjelaskan bahwa hasil seleksi pada tahun ini tidak jauh berbeda dengan hasil talent pool pada 2015, dan dengan terlaksananya penilaian potensi dan kompetensi talent pool JPT ini, maka database JPT di BKN bertambah menjadi 2066 orang (talent pool JPT 2015 diikuti oleh 1023 orang).
Sementara itu, Sekretaris Utama (Sestama) BKN Usman Gumanti dalam pengarahannya menyampaikan bahwa adanya pejabat yang berpotensi dan berkompetensi rendah sangat dimungkinkan sebagai akibat dari rekrutmen yang dulu masih sektoral, penerimaan PNS langsung melalui penggantian pensiun, bahkan bisa dimungkinkan juga akibat dari penerimaan honorer. Menyikapi hal itu, Sestama menyampaikan bahwa hadirnya Undang-undang no 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara menjadi sebuah reformasi bidang kepegawaian menuju birokrasi berkelas dunia.

Sestama BKN juga menghimbau agar hasil dari talent pool JPT 2016 ini dapat dimanfaatkan dan ditindaklanjuti oleh organisasi khususnya untuk pengembangan organisasi maupun individu. Sestama BKN menambahkan bahwa hasil assessment pada talent pool JPT 2016 dapat langsung digunakan untuk seleksi terbuka sehingga yang bersangkutan tidak perlu mengikuti assessment pada proses seleksi. Sekretaris Utama BKN juga mengajak agar ASN mampu menjadi profesi dengan mengedepankan profesionalitas, bebas dari intervensi politik, bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), serta ASN sebagai pilar untuk perekat dan pemersatu bangsa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Postingan Populer

Entri yang Diunggulkan

MERDEKA MENGAJAR